Sabtu, 05 September 2015

I Can’t Take it Anymore

I Can’t Take it Anymore Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Aku sudah tidak tahan lagi mendengar omongan-omongan para anti fansku. Aku sudah tidak tahan lagi mau ditaruh dimana muka ku ini. Perlahan, aku merasa air mataku mengalir begitu saja. Aku mulai memikirkan lagi kritikan mereka yang begitu pedas. Aku kira, dulu sebelum menjadi seorang selebritis, hidup sebagai seorang selebritis itu mudah, tak ada beban sedikit pun. Kenikmatan-kenikmatan atas kemewahan dan serba ada itu aku memang merasakan sekarang. Tapi yang membuatku kaget saat menjadi selebritis dua tahun lebih, aku baru merasakan bahwa di balik semua kebahagiaan itu, banyak kenyataan pahit yang harus dihadapi. Kenyataan pahit ini membuat aku sulit untuk menghadapi hidupku. Mulai dari rumor kalau aku sebagai seorang penyanyi yang tampil selalu lypsinc, suara yang begitu tidak enak didengar, penyanyi yang hanya mengandalkan muka cantiknya saja, gaya dance ku yang tidak ada bagus-bagusnya dan rumor-rumor lain yang sulit untuk aku ungkapkan semua.

Perlahan aku sadar dari lamunanku dan
... baca selengkapnya di I Can’t Take it Anymore Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Minggu, 30 Agustus 2015

Papa Sedang Mengemudi

Papa Sedang Mengemudi Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Seorang pembicara Dr. Wan menceritakan pengalamannya:

Ketika ia dan seisi keluarga tinggal di Eropa, satu kali mereka hendak pergi ke Jerman, itu butuh 3 hari mengendarai mobil tanpa hent, siang dan malam.

Maka, mereka sekeluarga masuk ke dalam mobil -- dirinya, istrinya, dan anak perempuannya berumur 3 tahun.

Anak perempuan kecil-nya ini belum pernah bepergian pada malam hari. Malam pertama di dalam mobil, ia ketakutan dengan kegelapan diluar sana.

"Mau kemana kita, papa?"

"Ke rumah paman, di Jerman."

"Papa pernah ke sana?"

"Belum"

"Papa tahu jalan ke sana?"

"Mungkin, kita dapat lihat peta."

[Diam sejenak] "Papa tahu cara membaca peta?"

"Ya, kita akan sampai dengan aman."

[Diam lagi] "Dimana kita makan kalau kita lapar nanti?"

"Kita bisa berhenti di restoran si pinggir jalan."

"Papa tahu ada restoran di pinggir jalan?"

"Ya, ada."


... baca selengkapnya di Papa Sedang Mengemudi Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Sabtu, 29 Agustus 2015

Keledai Tua

Keledai Tua Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Suatu hari keledai milik seorang petani jatuh ke dalam sumur. Hewan itu menangis dengan memilukan selama berjam-jam, sementara si petani memikirkan apa yang harus dilakukannya.

Akhirnya, si petani memutuskan bahwa hewan itu sudah tua, jadi tidak berguna untuk menolong si keledai. Sementara sumur itu juga perlu ditimbun (ditutup) karena berbahaya. Ia mengajak tetangga-tetangganya untuk datang membantunya. Mereka membawa sekop dan mulai menyekop tanah ke dalam sumur.

Pada mulanya, ketika si keledai menyadari apa yang sedang terjadi, ia menangis penuh kengerian. Tetapi kemudian, semua orang takjub, karena si keledai menjadi diam. Setelah beberapa sekop tanah lagi dituangkan ke dalam sumur, si petani melihat ke dalam sumur dan tercengang karena apa yang dilihatnya.

Walaupun punggungnya terus ditimpa oleh bersekop-sekop tanah dan kotoran, si keledai melakukan sesuatu yang menakjubkan. Ia mengguncang-guncangkan badannya agar tanah yang menimpa punggungnya turun ke bawah, lalu menaiki tanah itu.

Sementara tetangga-tetangga si petani terus menuangkan tanah kotor ke atas punggung hewan itu, si keledai terus juga menguncangkan badannya dan melangkah naik. Segera saja, semua orang terpesona ketika si keledai meloncati tepi sumur dan melarikan diri!

Kehidupan terus saja menuangkan tanah dan
... baca selengkapnya di Keledai Tua Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Selasa, 25 Agustus 2015

Kesatria Dari Ujung Desa

Kesatria Dari Ujung Desa Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Kumel, dekil, polos dan apa adanya itulah salah satu gambaran tentang Hendar kecil. ia adalah salah satu anak ke 4 dari 5 bersaudara. Hendar sendiri tumbuh dalam keluarga yang bisa di katakan sangat sederhana atau serba kekurangan dalam sisi ekonomi. hidup serba kekurangan sudah menjadi hal yang biasa bagi hendar, tetapi ia tak hanya diam menyaksikan apa yang keluarganya rasakan, Hendar selalu berusaha mensiasati hal tersebut dengan berbagai macam tindakan kreatifnya, seperti berjualan es lilin, kacang rebus, jagung rebus milik tetangganya yang berbaik hati untuk membantu. dan gambar mewarnai yang hendar buat sendiri untuk di jual di sekolah dasar tempat ia menimba ilmu serta hendar juga berjualan kantong kresek di pasar tradisional. Tak ada sedikit pun rasa malu, canggung yang menghantuinya, tapi yang ada hanya semangat dan percaya diri.

Setiap pagi Hendar pergi ke sekolah untuk melaksanakan kewajibanya sebagai pelajar, sambil membawa beberapa dagangan untuk dijajakan. sedangkan sepulang sekolah ia tak langsung bermain layaknya anak-anak seusianya, akan tetapi Hendar pergi ke pasar untuk berjualan kantong kresek yang sudah
... baca selengkapnya di Kesatria Dari Ujung Desa Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Kamis, 20 Agustus 2015

Balon Meletus

Balon Meletus Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Balonku ada 5, rupa-rupa warnanya. Hijau kuning kelabu, merah muda dan biru. Meletus Balon Hijau…Dorrr, Hatiku sangat kacau. Balonku Tinggal Empat, Kupegang Erat-erat. (Lagu Balonku)

Teman-teman tentu tak asing dengan lagu di atas. Teman-teman pernah meniup balon sampai meletus? Kalau ya, berapa lama waktu yang dibutuhkan sampai balon tersebut meletus? Kurang dari 1 menit, 1 menit, 2 menit , dll? Kalo teman-teman bisa meniup cepat, saya kasih hadiah balon dech, hehe..

Pengalaman unik dan menyenangkan terjadi ketika saya mengikuti acara motivasi di Pekalongan, di mana sang pembicara memberikan games “meniup balon sampai meletus”, gampang to??? Semua peserta pun langsung semangat 45 untuk meniup balon, termasuk saya. Belum ada 1 menit, bunyi door…door…door sudah terdengar beberapa kali memenuhi ruangan, suasana ramai sekali karena peserta cukup banyak. Setiap ada balon yang meletus, semua bersorak kegirangan. Semuanya saling memberi semangat, ada yang bersorak sorai, ada yang tepuk tangan, ada yang tertawa, hahaha.. pokoknya suasana ramai sekali. Akhirnya semua peserta berhasil, dan masih tertinggal satu peserta yang balonnya tak kunjung meletus yaitu saya, haha…malu rasanya, namun saya yakin 100 % ketika yang lain BISA, maka saya pasti BISA. Sekuat tenaga saya meniup balon, suasana semakin ramai karena peserta tambah semangat menyoraki saya, ayoooo…ayoo
... baca selengkapnya di Balon Meletus Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Senin, 27 Juli 2015

Karena Aku Atau Pencak Silat?

Karena Aku Atau Pencak Silat? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Qory Aninditya Putri, nama yang cantik bukan untuk remaja berumur 13 tahun? Yap! Sesuai namanya, ia memang remaja cantik dan periang. Mungkin ia adalah remaja yang sangat beruntung karena dilahirkan dari keluarga berada. Seperti layaknya orang kebanyakan, namanya anak sematawayang pasti akan dimanja, begitu juga dengan Qory. Karena terlalu dimanja, ia pun menjadi anak yang konsumtif dan sombong. Ia harus berbelanja barang barang branded, pergi kemana mana harus naik mobil pribadi, dan enggan bergaul dengan teman yang menurutnya tidak selevel dengannya.

Mentari pagi turut menghampiri hari Qory, seperti biasa ia sedang sarapan dan bersiap untuk berangkat sekolah. Sebenarnya, Qory ingin sekali diantar oleh papa dan mamanya, namun ia tahu pasti nmereka selalu beralasan sibuk kerja. Dan ia pun terbiasa berangkat sekolah diantar oleh supir pribadinya. “berangkat sekarang, pak!” kata Qory kepada pak Jo supirnya. “baik, non.” Kata pak jo. Qory pun berangkat sekolah dengan mobil pribadinya yang bisa dibilang mobil mewah. Tak kurang dari setengah jam, mobil Qory sudah berada di depan gerbang sekolah smp citra nusa. Teman temannya pun melihat dengan terkagum kagum. “ingin, ya punya mobil kaya gini?” kata Qory kepada teman yang sedang memperhatikan mobilnya. Dengan perasaan malu bercampur kesal, temannya itu meninggalkan Qory.

Qory melangkah di sepanjang koridor, dan teman temannya pun terkagum kagum bagaikan melihat bidadari lewat. “susah ya, jadi
... baca selengkapnya di Karena Aku Atau Pencak Silat? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Jumat, 17 Juli 2015

Ketakpedulian Terhadap Sekitar = Ketakpedulian Terhadap Diri Sendiri

Ketakpedulian Terhadap Sekitar = Ketakpedulian Terhadap Diri Sendiri Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Apakah benar pernyataan di atas? Kok bisa demikian? Ijinkanlah saya mengutip sebuah kisah nyata yang saya ambil dari buku SEPIA: Kecerdasan Milyuner, Warisan yang Mencerahkan Keturunan Anda.

Terdapat sebuah keluarga di Bandung, dengan kepala keluarganya bernama Ahmad (bukan nama sebenarnya). Ahmad adalah seorang berusia tanggung menjelang empat puluhan yang dikarunia delapan orang anak. Ia menghadapi persoalan klasik, yakni kesulitan dalam mengatur rumah tangga bersama istrinya, khususnya dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Ahmad mencoba memecahkan persoalan ini dengan istrinya dengan berbagai kiat, tentu dengan keterbatasan anggaran yang mereka miliki. Mereka telah berupaya mempekerjakan beberapa pembantu rumah tangga paro waktu untuk memecahkan masalahnya, namun kehadiran para pembantu rumah tangga tersebut tidak memecahkan masalah, dan malah membawa banyak masalah baru.

Akhirnya Ahmad ingin menerapkan metode diskusi partisipatif. Ia mengajak lima orang anaknya yang telah berusia 15, 13, 11, 9, dan 7 tahun untuk berembuk dengan ia dan istrinya. “Anak-anak, seperti yang kita ketahui dan lihat sehari-hari, Ibu amat kerepotan dengan pekerjaan-pekerjaan rumah tangga; dan Bapak hanya bisa sedikit membantu karena harus bekerja mencari nafkah. Hari ini Bapak ingin mengajak rapat keluarga untuk memecahkan masalah ini.”

Untuk memulai rapat itu, Ahmad memberi
... baca selengkapnya di Ketakpedulian Terhadap Sekitar = Ketakpedulian Terhadap Diri Sendiri Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1